ADANU – Pemerintah Kota Jambi terus mematangkan langkah strategis dalam menjawab tantangan urbanisasi dan kebutuhan papan bagi masyarakat. Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menegaskan bahwa sektor properti merupakan pilar vital dalam struktur ekonomi daerah dan kesejahteraan sosial.
Hal tersebut disampaikannya saat hadir sebagai narasumber dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Real Estate Indonesia (REI) Jambi Tahun 2026, Selasa (21/4/26).
Agenda yang dipusatkan di Komplek Allegro, Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo ini berlangsung khidmat. Kemeriahan acara memuncak saat Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, secara resmi membuka Rakerda sekaligus meresmikan Kantor DPD REI Jambi.
Prosesi peresmian ditandai dengan pemukulan gendang, penandatanganan prasasti, serta pemotongan pita sebagai simbol babak baru bagi eksistensi organisasi para pengembang properti di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Dalam paparannya, Wali Kota Maulana membedah visi besar kepemimpinan Maulana-Diza melalui program unggulan “Kota Jambi Bahagia”. Salah satu poin krusialnya adalah mewujudkan “Kota Tangguh”, sebuah strategi integratif untuk membangun infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami tidak ingin pembangunan hanya sekadar fisik, tapi harus berdampak langsung pada kebahagiaan warga. Saat ini, Kota Jambi menghadapi tren peningkatan penduduk yang mencapai 654.194 jiwa. Kebutuhan hunian sangat tinggi, dan pemerintah harus hadir memberikan karpet merah bagi para pengembang yang membantu rakyat,” ujar Maulana di hadapan ratusan anggota REI.
Tak sekadar retorika, Maulana memaparkan langkah konkret yang telah diambil Pemkot Jambi untuk mendukung Program Nasional 3 Juta Rumah. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah memangkas birokrasi perizinan secara drastis.
”Proses Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) kini kami percepat, cukup satu jam saja selesai jika syarat lengkap. Selain itu, untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang membeli rumah pertama, kami berikan insentif BPHTB sebesar 0 rupiah.
Ini adalah bentuk keberpihakan kita agar setiap warga punya akses terhadap rumah layak,” tegasnya disambut riuh tepuk tangan peserta.

































































Discussion about this post