ADANU – Tabir kematian Brigadir E, anggota Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), terus menjadi perhatian publik.
Sumber menyebutkan bahwa tiga orang diduga telah diamankan dan disebut-sebut mengakui keterlibatan dalam peristiwa tersebut.
“3 orang sudah ketangkap,” kata sumber yang identitasnya tak mau di sebutkan.
Dia juga menambahan terdapat patah pada bagian leher, jakun yang masuk ke dalam, serta ditemukan duri sawit di telapak kaki korban. Dugaan tersebut
“Patah lehernya jakunnya masuk ke dalam sama banyak duri sawit di telapak kakinya,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan akan memastikan kebenarannya.
“Saya belum bisa pastikan apakah benar atau tidak, biasanya hasil outopsi di kelurkan saat sidang etik,” sebutnya, Rabu (22/7/26).
Terkait tiga orang telah diamankan dia akan konfirmasi ke Propam
“Untuk yang diamankan saya konfirmasi ke Kabid Propam dulu,” tegasnya.
Sebelumnya, Keterangan warga sekitar pun menambah tanda tanya atas peristiwa tersebut. Seorang tetangga yang enggan disebutkan identitasnya mengaku sempat mendengar suara yang diduga teriakan pada dini hari sebelum Brigadir E ditemukan meninggal.
“Kalau almarhum orangnya baik. Sering juga mampir kalau sedang melihat kontrakan,” ujarnya.
Menurutnya, pada malam sebelum kejadian situasi di kawasan kost masih terlihat normal. Namun, sekitar pukul 03.00 WIB, ia mengaku mendengar suara yang menyerupai teriakan sebanyak dua kali.
“Ssaya dengar ada suara seperti orang berteriak dua kali. Karena sudah malam, saya tidak berani keluar dan tidak menyangka akan terjadi peristiwa seperti ini. Saya juga tidak bisa memastikan apakah suara itu berasal dari korban atau bukan,” katanya seperti di kutip metrojambi.com
Menjelang waktu subuh, lanjutnya, lampu di bagian depan rumah kost sudah dalam kondisi padam. Keterangan warga tersebut kini menjadi salah satu informasi yang turut mengemuka di tengah penyelidikan penyebab pasti meninggalnya Brigadir E yang masih dilakukan pihak kepolisian.

































































Discussion about this post