ADANU – Kinerja cepat jajaran Polsek Jambi Selatan patut diapresiasi. Hanya dalam hitungan beberapa hari, polisi berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang menimpa seorang nenek berusia 68 tahun di Kota Jambi dan mengamankan dua pelaku yang diduga beraksi dengan modus berpura-pura menumpang ke toilet.
Korban diketahui bernama Ratna Wilwis (68), warga Kecamatan Jambi Selatan. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (17/7/26) sekitar pukul 23.00 WIB di Lorong Swadaya, RT 02, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi.
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menetapkan dua tersangka, yakni Ilham DD (28) dan SW (27). Dari hasil pemeriksaan sementara, keduanya diduga nekat melakukan aksi tersebut karena faktor ekonomi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku mendatangi rumah korban dengan berpura-pura meminta izin menggunakan toilet. Saat pintu dibuka, korban langsung dibekap menggunakan kain dan dipukul hingga tidak sadarkan diri.
Sekitar 30 menit kemudian, korban tersadar dan mendapati rumahnya telah diacak-acak. Sejumlah barang berharga berupa perhiasan emas seberat 8 suku, satu unit telepon genggam Samsung warna hitam, serta uang tunai Rp5 juta telah raib. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp90 juta.
Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang, S.I.K, MM mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat dan penyelidikan intensif yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Jambi Selatan sejak laporan diterima.
“Setelah menerima laporan korban, Unit Reskrim Polsek Jambi Selatan langsung bergerak melakukan penyelidikan, mengumpulkan keterangan saksi, melakukan profiling terhadap pelaku, hingga akhirnya identitas salah satu tersangka berhasil diketahui dan kedua pelaku dapat diamankan,” ujar alumni akpol 2000, Rabu (22/7/26).
“Tak Ada Ruang bagi Pelaku Kejahatan,” tegasnya.
Saat ini kedua tersangka telah diamankan dan diproses hukum. Mereka dijerat dengan Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

































































Discussion about this post