ADANU – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan tulang di Provinsi Jambi memasuki babak baru. Dr. Budi Justitia, Sp.OT., M.Kes., AIFO-K, resmi menakhodai Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) Cabang Jambi periode 2026–2029.
Pelantikan ketua dan pengurus baru berlangsung di Sang Ratu Hotel Jambi, Minggu (18/10/2026). Di bawah kepemimpinan baru ini, PEROSI Jambi berkomitmen memperkuat edukasi, meningkatkan kompetensi tenaga medis, serta memperluas kolaborasi untuk mendorong pencegahan osteoporosis sejak dini.
Osteoporosis menjadi perhatian karena gangguan kesehatan tulang dapat meningkatkan risiko patah tulang, terutama ketika kondisi tersebut tidak terdeteksi dan ditangani sejak awal.
Karena itu, edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan tulang dinilai perlu menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Dr. Budi menegaskan, pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan momentum untuk memperkuat kontribusi organisasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kita sudah menyelesaikan rangkaian acara pelantikan ketua dan pengurus PEROSI Cabang Jambi masa bakti 2026–2029. Kita berharap ini menjadi langkah awal untuk lebih menguatkan dan mempertajam kolaborasi antara dokter, bidang medis, dan nonmedis demi kebaikan masyarakat,” ujarnya.
Di bawah kepemimpinan Dr. Budi Justitia, PEROSI Jambi diharapkan semakin aktif mengedukasi masyarakat agar tidak menunggu munculnya keluhan atau komplikasi untuk mulai memperhatikan kesehatan tulang.
Edukasi langsung kepada masyarakat, pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, serta pengabdian masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong upaya pencegahan osteoporosis.
Kolaborasi dengan tenaga kesehatan, pemerintah, organisasi profesi, dan berbagai sektor terkait juga diperlukan agar informasi kesehatan tulang dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat.
Melalui langkah tersebut, PEROSI Jambi diharapkan tidak hanya berperan dalam pengembangan keilmuan kedokteran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan tulang sepanjang usia.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jambi, Dr. H. Zuhdi Darma, M.H., berharap kepengurusan baru PEROSI Jambi mampu menjadikan pengembangan ilmu pengetahuan dan edukasi masyarakat sebagai prioritas.
Menurutnya, pencegahan penyakit perlu dilakukan sebelum muncul komplikasi. Pemahaman mengenai osteoporosis harus dibangun sejak dini agar masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan tulang dan memahami langkah-langkah pencegahannya.
“Mohon kepada kepengurusan ini agar fokus untuk pengembangan keilmuan dan pengetahuan bagi masyarakat di lingkungan kita, sehingga penyakit bisa dicegah sejak awal, bukan setelah terjadi,” ujarnya.
Zuhdi juga mendorong PEROSI Jambi memperbanyak kegiatan ilmiah dan pelatihan bagi dokter. Peningkatan kompetensi tenaga medis diharapkan dapat mendukung kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat pengembangan ilmu kedokteran di Provinsi Jambi.
Dukungan terhadap kepengurusan baru PEROSI Jambi turut disampaikan Staf Ahli Gubernur Jambi, Dr. Mhd. Fery Kusnadi, Sp.OG, yang hadir mewakili Gubernur Jambi.
Ia mengapresiasi terbentuknya kepengurusan baru dan berharap PEROSI semakin profesional serta mampu memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Fery juga mendorong PEROSI Jambi bersinergi dalam mempersiapkan Provinsi Jambi sebagai tuan rumah Pertemuan Ilmiah Nasional (PINAS).
Persiapan yang matang dinilai penting untuk mendukung kelancaran kegiatan sekaligus memperkuat peran Provinsi Jambi dalam pengembangan ilmu kedokteran di tingkat nasional.
Dukungan pemerintah daerah juga terlihat melalui kehadiran perwakilan Wali Kota Jambi, yakni Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Dr. dr. Elvi Roza, M.Kes. Kehadiran unsur pemerintah tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi antara organisasi profesi dan pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Susunan Pengurus PEROSI Jambi Periode 2026–2029
Berdasarkan surat keputusan yang ditetapkan di Jakarta pada 11 Februari 2026, kepengurusan PEROSI Cabang Jambi periode 2026–2029 diperkuat sejumlah dokter yang mengisi posisi strategis.
Dr. Aywar Zamri, Sp.PD, Subs. Sp.EMD (K), dan Dr. Rosaria, Sp.OG, dipercaya sebagai penasihat.
Sementara itu, jabatan sekretaris diemban Dr. Alvino Maulana, Sp.PD, bersama Dr. Zaky Asad, Sp.OT. Adapun posisi bendahara dijabat Dr. Suhair Quzwain, Sp.OG, Subs. Urogyn.
Kepengurusan juga dilengkapi bidang organisasi, dana dan kemitraan; penelitian dan pengabdian masyarakat; serta pendidikan dan pelatihan.
Struktur tersebut diharapkan mampu menopang pelaksanaan program kerja yang terarah, mulai dari penguatan organisasi hingga perluasan edukasi kesehatan tulang kepada masyarakat.
Dengan kepemimpinan Dr. Budi Justitia, tantangan PEROSI Jambi ke depan bukan hanya menjalankan program organisasi, tetapi juga memastikan edukasi osteoporosis semakin dekat dengan masyarakat.
Penguatan kolaborasi, peningkatan kapasitas tenaga medis, kegiatan ilmiah, dan pengabdian masyarakat diharapkan menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan tulang.
Sebab, upaya mencegah osteoporosis tidak cukup hanya mengandalkan penanganan medis ketika masalah muncul. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan tulang sejak dini menjadi bagian penting dalam mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik.
Di sinilah peran PEROSI Jambi di bawah kepemimpinan Dr. Budi Justitia diuji: menerjemahkan komitmen organisasi menjadi edukasi yang nyata dan menjangkau masyarakat luas. (*)




























































Discussion about this post