ADANU – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muaro Jambi menyiapkan sebanyak 11 masjid sebagai Masjid Ramah Pemudik selama bulan Ramadhan hingga arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H/2026 M.
Program ini bertujuan memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang melintas di jalur-jalur utama wilayah Muaro Jambi untuk beristirahat sekaligus menunaikan ibadah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muaro Jambi, H. Buhri Y, mengatakan penyediaan masjid ramah pemudik merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang menempuh perjalanan jauh selama bulan Ramadhan hingga momentum Idul Fitri.
Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat difungsikan sebagai tempat singgah yang nyaman bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan.
“Melalui program masjid ramah pemudik ini, kami ingin memastikan para pemudik tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman selama perjalanan. Selain itu, masjid juga diharapkan menjadi tempat yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas,” ujarnya.
Adapun 11 masjid di Kabupaten Muaro Jambi yang ditetapkan sebagai Masjid Ramah Pemudik yakni:
- Masjid Nurul Waton Al Muhtar, Jalan Lintas Sumatera RT 08 Sengeti, Kecamatan Sekernan.
- Masjid Nurussa’adah, Jalan Jambi–Muaro Bulian, Pijoan, Kecamatan Jambi Luar Kota.
- Masjid Al-Jabbar Citra Raya City, Jalan Raya Boulevard, Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota.
- Masjid Al-Ashab (Masjid Putih), Jalan Lintas Jambi–Tanjung Jabung Timur, Desa Bakung, Kecamatan Maro Sebo.
- Masjid At-Taqwa Pudak, Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu.
- Masjid Ilal Jannah, Desa Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu.
- Masjid Nurul Huda, Jalan Suak Kandis, Desa Tanjung, Kecamatan Kumpeh.
- Masjid Besar Miftahurrahmah, Jalan Tempino KM 22, Sebapo, Kecamatan Mestong.
- Masjid At-Taqwa, Kelurahan Tempino, Kecamatan Mestong.
- Masjid Baiturrahman, Desa Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam.
- Masjid Agung Al Muqorrobin, Desa Berkah, Kecamatan Sungai Bahar.
Dengan adanya program ini, diharapkan para pemudik dapat memanfaatkan fasilitas masjid sebagai tempat beristirahat dan beribadah selama perjalanan.
Masyarakat juga diimbau untuk menjaga kebersihan serta kenyamanan masjid, sehingga keberadaannya benar-benar memberi manfaat bagi umat.
Selain memberikan pelayanan bagi pemudik, program ini juga diharapkan mampu memakmurkan masjid sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pelayanan umat di tengah masyarakat.

































































Discussion about this post