ADANU – Upaya pencarian terhadap seorang warga yang terseret arus Sungai Batang Pelepat akhirnya membuahkan hasil pada hari kedua pencarian (H+2).
Korban bernama Sodikin (46), warga Desa Maju Jaya, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (1/1/26) siang.
Jasad korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan sekitar pukul 11.30 WIB, dengan jarak kurang lebih 10 kilometer dari lokasi kejadian awal (LKP). Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Pencarian pada hari kedua dilakukan dengan menyisir aliran sungai hingga radius 15 kilometer ke arah hilir. Selain penyisiran melalui jalur air, tim juga mengerahkan drone thermal untuk memantau area sungai dari udara.
Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, mengatakan operasi SAR ini merupakan hasil kerja keras seluruh unsur yang terlibat, di antaranya personel Pos SAR Bungo, TNI, Polri, BPBD Kabupaten Bungo, PMI Bungo, serta dukungan aktif dari masyarakat setempat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian ini,” ujarnya.
Selama proses pencarian, kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah berawan dan cukup mendukung mobilitas tim di lapangan.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan (Ops SAR) terhadap satu orang korban terseret arus di Sungai Batang Pelepat resmi ditutup, dan seluruh unsur yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing.

































































Discussion about this post