ADANU – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menghadiri kegiatan Puncak Gebyar Dakwah 2026 yang digelar Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi pada Rabu (13/5/26) di Wing C UIN STS Jambi.
Kehadiran Diza menjadi perhatian dalam kegiatan yang diikuti peserta dari 50 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia, baik secara daring maupun luring.
Pada kesempatan tersebut, Diza turut menjadi pembicara utama dalam Seminar dan Talkshow bertema “Gen Z dan Tantangan di Dunia Pendidikan”.
Dalam penyampaiannya Generasi Z saat ini menghadapi tantangan yang jauh berbeda dibanding generasi sebelumnya. Kemajuan teknologi membuka banyak peluang, tetapi juga membawa tantangan besar dalam dunia pendidikan, karakter, dan cara berinteraksi sosial.
“Anak muda hari ini harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar dan berkembang, bukan justru menjadi generasi yang kehilangan arah karena arus informasi yang begitu cepat.” katanya.
Menurut Diza, pendidikan tidak lagi hanya berbicara soal nilai akademik, tetapi juga bagaimana membentuk karakter, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi di tengah perubahan zaman.
“Kita membutuhkan generasi muda yang cerdas secara intelektual, kuat secara mental, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.” imbuhnya.
Ia juga mengapresiasi kegiatan Gebyar Dakwah 2026 yang dinilai mampu menjadi ruang kolaborasi mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena menjadi wadah bertukar gagasan, memperluas wawasan, dan memperkuat semangat generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan,” katanya.
Diza berharap mahasiswa tidak hanya aktif di ruang akademik, tetapi juga ikut mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan sosial dan lingkungan.
“Mahasiswa harus menjadi agen perubahan. Mulailah dari hal kecil, peduli terhadap lingkungan, membangun budaya literasi, dan menghadirkan energi positif di tengah masyarakat,” tegasnya
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN STS Jambi, Dr. Pahmi SY. Ia menyampaikan bahwa Gebyar Dakwah 2026 mengangkat dua isu utama yang dinilai sangat relevan saat ini, yakni pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan persoalan lingkungan.
“Dua isu ini sangat penting karena saling berkaitan dan memengaruhi satu sama lain,” ujarnya.
Disisi lain Ketua panitia, Dr. Muhammad Junaidi Habe, S.Ag., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi mahasiswa dakwah dari berbagai daerah di Indonesia.
Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah UIN STS Jambi, Prof. Dr. Ahmad Syukri, S.S., M.Ag., berharap Gebyar Dakwah ke depan dapat berkembang hingga tingkat internasional.
“Ke depan kami berharap kegiatan ini tidak hanya berskala nasional, tetapi juga internasional. Kami juga berharap adanya dukungan pendanaan yang lebih besar agar kegiatan ini berkembang lebih maksimal,” katanya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam isu pendidikan dan lingkungan hidup.
“Gerakan kami adalah menjaga alam, karena kita adalah bagian dari alam,” pungkasnya.

































































Discussion about this post