ADANU – Pelantikan lima pejabat eselon II lingkungan pemerintah provinsi (Pemprov) Jambi pada, Kamis (16/7/26) kemarin cukup menarik perhatian, dari tradisi yang ada yang dilantik adalah pringkat pertama.
Tapi pada momen ini gubernur Jambi melantik pringkat ke dua untuk mengisi kursi megah kepala dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi Atma Jaya.
Meski tidak ada aturan pringkat pertama yang bakal dilantik oleh gubernur, tapi peristiwa itu cukup mengagetkan, dikesempatan yang sama gubernur Jambi Al Haris menjelaskan keputusan yang dia ambil. Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan rekam jejak yang dimiliki oleh pejabat itu sendiri.
“Jadi ada satu alumni STPDN 01, Atma Jaya. Mereka STPDN yang dulunya wajib militer,” ujar Gubernur Al Haris saat dimintai keterangan usai pelantikan pejabat eselon II.
Menurutnya, Atma Jaya memliki rekam jejak dan prestasi gemilang. Sehingga dipilih untuk menempati posisi jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk.
“Tentu beliau saya pikir, dulu punya prestasi juga (Atma Jaya), pernah jadi camat teladan. Ketika diberikan amanah tiga orang bisa dipilih, saya coba dulu menghabiskan alumni STPDN 01 ini,” katanya.
Langkah tersebut diambil, disebutkan dia, sebagai bentuk penghormatan dan juga dengan mempertimbangkan statusnya sebagai alumni STPDN 01 wajib militer.
“Kita menghormati status mereka alumni STPDN, selesai ini nanti tinggal nomor berikutnya. Karena juga juniornya sudah banyak yang sudah lama menjadi eselon II,” sebutnya.
Orang nomor satu di Provinsi Jambi itu juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Al Haris menekankan agar setiap kebijakan maupun penggunaan anggaran dilakukan secara transparan, akuntabel dan sesuai aturan.
“Jabatan adalah amanah, jaga kepercayaan masyarakat, hindari penyalahgunaan wewenang dan bekerjalah secara profesional demi kemajuan Jambi,” katanya.
Diketahui, Atma Jaya, dalam pengumuman hasil akhir lelang menempati posisi kedua dengan memperoleh nilai 83,028 dan untuk posisi satu sendiri adalah Verry Ardiansyah dengan memperoleh nilai 83,283.
Lima pejabat eselon II Pemprov Jambi dilantik, sebagai berikut:
1. Umar My, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi
2. Nasrul, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Jambi
3. Atma Jaya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi
4. Bustanul Arifin, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jambi
5. drg. Iwan Hendrawan sebagai Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi.

































































Discussion about this post