ADANU – Kontingen Kota Jambi keluar sebagai juara umum pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Balap Sepeda Jambi 2025 yang digelar di Kabupaten Tebo pada 12–14 Desember 2025.
Kota Jambi mendominasi perolehan medali dengan total 23 medali, terdiri dari 13 emas, 8 perak, dan 2 perunggu.
Posisi kedua Kabupaten Tebo, kontingen tuan rumah itu memperoleh 5 medali, terdiri dari 4 emas dan 1 perak.
Kemudian Muaro Jambi dengan raihan 9 medali, dengan 2 emas, 4 empat perak dan 3 perunggu.
Posisi empat klasemen di raih Tanjung Jabung Barat meraih total 8 medali, dengan rincian 2 emas, 1 perak dan 5 perunggu.
Disusul Batanghari yang juga mengoleksi 9 medali, dengan torehan 3 perak dan 6 perunggu.
Sementara itu, Kontingen Merangin dan Tanjung Jabung Timur masing-masing mengoleksi 3 medali, Kerinci meraih 2 medali, dan Bungo membawa pulang 1 medali perak.
AKBP Ali Sadikin Ketua Umum Pengprov Federasi Sepeda Indonesia (FSI) Jambi menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berpartisipasi dan menunjukkan semangat sportivitas selama kejuaraan berlangsung.
“Alhamdulillah, Kejurprov Balap Sepeda Jambi 2025 berjalan dengan lancar dan sukses. Hasil ini menunjukkan pembinaan atlet di kabupaten dan kota terus berkembang. Kami berharap ajang ini menjadi evaluasi sekaligus persiapan menuju kejuaraan yang lebih tinggi, baik tingkat regional maupun nasional,” ujarnya Minggu (14/12/25).
Ia juga menegaskan bahwa Kejurprov ini bukan semata-mata soal perolehan medali, namun menjadi wadah pembinaan atlet usia dini dan peningkatan kualitas kompetisi balap sepeda di Provinsi Jambi, terlebih dalam persiapan Porprov.
“Selaim peningkatan kualitas kompetisi balapa, Kejurprov ini juga sebagai persiapan untuk Porprov 2026,” tambahnya.
“Kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Jambi di tingkat nasional,” tegasnya.
Secara keseluruhan, Kejurprov Balap Sepeda Jambi 2025 mempertandingkan sejumlah nomor dengan total 63 medali, masing-masing 21 emas, 21 perak, dan 21 perunggu.

































































Discussion about this post