ADANU – BP3MI Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui partisipasi pada kegiatan Pencanangan Gerakan Nasional Migran Aman Tahun 2026 yang dilaksanakan secara terpusat dan diikuti secara daring melalui Zoom Meeting dari Aula KH. Abdurrahman Wahid, Gedung KP2MI, Jakarta Selatan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan perlindungan dan tata kelola penempatan PMI yang aman, legal, dan prosedural, khususnya di wilayah perbatasan Kalimantan Utara yang memiliki peran strategis sebagai pintu keluar masuk pekerja migran.
Dalam pelaksanaannya, BP3MI Kalimantan Utara turut mengundang berbagai unsur pemerintah dan stakeholder terkait sebagai bentuk sinergi bersama dalam mendukung perlindungan PMI.
Kepala BP3MI Kaltara Kombes Pol Andi M. Ichsan menyampaikan bahwa Gerakan Nasional Migran Aman 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat agar memahami pentingnya prosedur resmi dalam bekerja ke luar negeri.
“Perlindungan PMI harus dimulai sejak pra penempatan hingga purna penempatan. Karena itu dibutuhkan sinergi seluruh pihak agar masyarakat tidak mudah terjebak pada penempatan nonprosedural,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, seluruh tamu undangan melakukan penandatanganan deklarasi Gerakan Nasional Migran Aman Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung perlindungan PMI yang aman, legal, dan prosedural.
Penandatanganan deklarasi tersebut menjadi simbol dukungan dan kolaborasi seluruh stakeholder dalam upaya pencegahan penempatan PMI nonprosedural sekaligus memperkuat perlindungan pekerja migran, khususnya di wilayah perbatasan Kalimantan Utara.
Kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme. BP3MI Kalimantan Utara berharap pencanangan Gerakan Nasional Migran Aman 2026 dapat menjadi penguatan peran seluruh stakeholder dalam mewujudkan perlindungan maksimal bagi Pekerja Migran Indonesia.
Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Bupati Nunukan, unsur Forkopimda Kabupaten Nunukan, pimpinan instansi vertikal lintas sektor, pimpinan P3MI, kelompok binaan pemberdayaan BP3MI Kalimantan Utara, serta seluruh jajaran pegawai BP3MI Kalimantan Utara.
































































Discussion about this post