ADANU – Celah bibir dan lelangit merupakan kelainan bawaan yang dapat memengaruhi kemampuan makan, berbicara, serta menimbulkan dampak psikologis pada anak.
Sayangnya, masih ada sebagian orang tua yang menyembunyikan kondisi ini karena dianggap sebagai aib. Padahal, celah bibir dan lelangit bukanlah aib, melainkan kondisi medis yang dapat ditangani melalui operasi.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, dokter spesialis bedah mulut di Jambi, drg. Achmad Cipta Priyatna, mengumumkan akan digelarnya bakti sosial operasi gratis bagi penderita celah bibir dan lelangit di RSUD Raden Mattaher Jambi, pada 19–21 Desember 2025.
Dalam kegiatan ini, sejumlah dokter spesialis dari Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit-langit (YPPCBL) akan hadir untuk melakukan tindakan operasi.
Program ini terselenggara berkat kerja sama antara YPPCBL, Smile Train Indonesia, dan RSUD Raden Mattaher Jambi.
Achmad Cipta mengimbau masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anak dengan kondisi celah bibir atau lelangit, untuk segera mendaftarkan diri agar dapat mengikuti operasi gratis ini.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui nomor kontak 0822 4294 7676 (Nico).
Adapun syarat peserta, bayi dengan celah bibir harus berusia minimal 3 bulan atau memiliki berat badan 5,5 kilogram.
Sedangkan untuk operasi celah lelangit, peserta minimal berusia 1,5 tahun atau memiliki berat badan 10 kilogram.

































































Discussion about this post