Adanu
  • Beranda
  • Ekonomi

    JNE Jambi Perkuat Sinergi Media, Hadirkan Kisah Sukses RM Pusako Satu yang Tembus Pasar Nasional

    AEROX ALPHA “TURBO Jadi Motor Terbaik di Tahun Ini, Bukti Inovasi Yamaha yang Sukses Ciptakan Trend Setter Gaya Berkendara Baru

    APP Sinar Mas Optimalkan Kepemimpinan dan Kewirausahaan Perempuan

    Kabar Gembira Untuk Petani Sawit, harga CPO Jambi Naik Jadi Rp 306 Perkilogram

  • Metro

    Sumpah Pemuda dan Krisis Jurnalisme: Ketika Kecepatan Mengalahkan Kebenaran

    Aryanto Aritonang tengah beristirahat usai berjuang memadamkan lautaun api

    Saat Papa Berjuang di Lautan Api, Mama Menjadi Papa di Rumah

    13 Anggota Polda Jambi Di-PTDH Sepanjang 2026, Kabid Propam Ingatkan Bahaya Pelanggaran Etik

    Dania Mengenal Ayah Lewat Foto, Sang Ayah Berjuang di Tengah Api

    Bawas MA Minta Klarifikasi, Ketua PN Jambi Panggil Hakim Tipikor Alfretty Marojohan Butar Butar

    Dokter Budi Justitia Pimpin PEROSI Jambi, Perang Lawan Osteoporosis Dimulai dari Edukasi

    Bawas MA Turun Tangan, Hakim Ad Hoc Tipikor PN Jambi Diminta Klarifikasi

    Bersama Batalyon 142/KJ, Pemkot Jambi Salurkan 2 Juta Air Bersih ke Masyarakat Selama Kemarau

    Vicky Prasetyo Hantam Dede Sunandar di Ring Kapolda Fighter Match

  • Hukrim
    Ilustrasi

    Pengadaan Seragam Rp2,7 Miliar Berujung Laporan ke Polda, Kadis dan Kabid Disdik Tanjabtim Belum Buka Suara

    Rekonstruksi Kematian Brigadir EWS: Adegan Kepala Dibenturkan ke Mobil, Konsumsi Ekstasi Terungkap

    Polresta Jambi Sita 1,5 Kg Sabu dan 583 Pil Ekstasi, Dua Tersangka Ditangkap

    Kasus Calo Bintara Polri Jambi Naik ke Dugaan TPPU, Kortastipikor Periksa Tersangka MD

    Persidangan Bengawan Kanto Pada Pengadilan Tipikor Jambi

    Dugaan Intervensi Alat Bukti Disorot, Hakim Tipikor Kasus Bengawan Kamto Disanksi KY

    Polda Jambi Pulbaket Laporan Dugaan Penyimpangan Bantuan Seragam Sekolah Pada Disdik Tanjabtim

    Stockpile Batu Split Pematang Tembesu Disorot, Izin dan Setoran PAD Dipertanyakan

    Diperiksa Etik dan Pidana, Kombes Handoko Belum Beri Penjelasan Substantif

    Persidangan Bengawan Kanto Pada Pengadilan Tipikor Jambi

    KY Nyatakan Hakim Tipikor PN Jambi Langgar Etik, Intervensi Sidang Bengawan Kamto

  • Tren

    Dilema Penegakan Hukum Karhutla: Antara “Kasihan Rakyat Kecil”, “Segera Hukum Perusahaan”, dan Tanggung Jawab Negara

    Tantangan ‘Dua Putera Kerinci’ Nasrul dan Atma Jaya di Depan Mata

    Herri Novealdi Mantan jurnalis dan kini menjadi dosen di UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan Ahli Pers Dewan Pers (Ist)

    Catatan Etik Berita Keributan Oknum Guru-Siswa di SMK Tanjabtim

    Pendidikan sebagai Proses Kultural, Bukan Sekadar Institusional

    Belajar untuk Memahami, Bukan Sekadar Menguasai

    Identitas di Era Digital: Antara Ekspresi Diri dan Representasi Daring

    Bahasa, Kuasa, dan Cara Kita Memahami Dunia

    Hidup Bersama Algoritma: Siapa yang Sebenarnya Mengatur Pilihan Kita?

    Humor sebagai Cara Bertahan: Tertawa di Tengah Realitas Sosial

  • Nasional

    Kopdes Merah Putih Kembangkan Bisnis Sesuai Potensi Ekonomi Desa

    Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, BAKOM RI: Investasi Jadi Mesin Baru Pertumbuhan

    Dalam Dua Bulan, BNN RI Gagalkan Peredaran Lebih Dari 8 Ton Narkotika

    Karhutla Dipicu Aktivitas Manusia, Pencegahan Harus Fokus Pada Perubahan Perilaku

    APHI-GAPKI Serukan Kolaborasi Tanpa Sekat untuk Percepat Pemadaman Karhutla

    Status Febrie Adriansyah Berubah, Kejagung Sebut Kini Masih Berstatus Saksi

    Tak Lagi Kebal, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka

    DEPORTASI : Kepala BP3MI Kaltara memberikan pengarahan kepada 213 Pekerja Migran Indonesia (PMI) deportan asal Malaysia setibanya di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan

    BP3MI Kaltara Fasilitasi Pemulangan 213 PMI Deportan dari Malaysia

    OTT : Bupati Muara Enim Edison (ist)

    KPK OTT Bupati Muara Enim Edison, 10 Orang

  • Olahraga

    Askab Minta Kepastian Kongres Pemilihan, Kinerja PSSI Provinsi Jambi disorot

    Platinum Taekwondo Club Jambi Buka Pintu bagi Atlet Muda, Gratis Biaya Pendaftaran!

    Kerja Keras Berbuah Manis, ADS Taekwondo Academy Sabet Dua Gelar Juara Umum di Jambi Stars

    Ilustrasi (adanu)

    Pendaftaran Ketua Pengprov ICF Jambi Nyaris Ditutup, Kandidat Belum Muncul

    Tak Ada Pendaftar, Seleksi Ketua Umum ICF Jambi Diperpanjang Hingga 6 Juli 2026

    Kapolda Cup 2026 Digelar di Jambi, Ajang Cari dan Bina Atlet Menembak Berprestasi

    Muhammad Zaki Asal Jambi Raih Juara Nasional MMA 2026, Harumkan Nama Daerah

    Pengprov ICF Jambi Buka Pendaftaran Calon Ketua Umum Periode 2026–2030, Ini Tahapannya

    KERJURNAS : Momen kebanggaan atlet Jambi saat berdiri di podium juara dan menerima medali emas pada ajang Kejurnas Road Race ICF 2026 (ICF Jambi)

    Jambi Bersinar di Kejurnas Road Race ICF 2026, Raih 2 Emas dan 3 Perunggu

  • Politik

    Dari Kinerja ke Elektabilitas: Maulana Teratas di Polling Cagub Jambi

    Hengkang Dari Partai Lama, Fahsa dan Romi Langsung Jadi Ketua DPW Partai

    Hengkang Dari PAN, Romi Hariyanto Langsung Jadi Ketua DPW PSI Jambi

    Anggota DPRD Jambi Imbau Pemudik Berhati-hati di Perjalanan

    DPRD Jambi Bentuk Pansus PI dan Optimalisasi PAD

    DPRD Gelar Paripurna Penyampaian Pidato Sambutan Gubernur Jambi Periode 2025-2030

    Pastikan PPDB SMA Titian Teras Transparan, Ketua DPRD Provinsi Jambi Pantau Langsung Pelaksanaan Tes CAT

    Komisi III DPRD Provinsi Jambi Konsultasi ke Kementerian PPN/Bappenas Terkait Inpres dan MBG

    Ratusan Santri PKP Al Hidayah Kunjungan Belajar ke DPRD Provinsi Jambi

  • Beranda
  • Ekonomi

    JNE Jambi Perkuat Sinergi Media, Hadirkan Kisah Sukses RM Pusako Satu yang Tembus Pasar Nasional

    AEROX ALPHA “TURBO Jadi Motor Terbaik di Tahun Ini, Bukti Inovasi Yamaha yang Sukses Ciptakan Trend Setter Gaya Berkendara Baru

    APP Sinar Mas Optimalkan Kepemimpinan dan Kewirausahaan Perempuan

    Kabar Gembira Untuk Petani Sawit, harga CPO Jambi Naik Jadi Rp 306 Perkilogram

  • Metro

    Sumpah Pemuda dan Krisis Jurnalisme: Ketika Kecepatan Mengalahkan Kebenaran

    Aryanto Aritonang tengah beristirahat usai berjuang memadamkan lautaun api

    Saat Papa Berjuang di Lautan Api, Mama Menjadi Papa di Rumah

    13 Anggota Polda Jambi Di-PTDH Sepanjang 2026, Kabid Propam Ingatkan Bahaya Pelanggaran Etik

    Dania Mengenal Ayah Lewat Foto, Sang Ayah Berjuang di Tengah Api

    Bawas MA Minta Klarifikasi, Ketua PN Jambi Panggil Hakim Tipikor Alfretty Marojohan Butar Butar

    Dokter Budi Justitia Pimpin PEROSI Jambi, Perang Lawan Osteoporosis Dimulai dari Edukasi

    Bawas MA Turun Tangan, Hakim Ad Hoc Tipikor PN Jambi Diminta Klarifikasi

    Bersama Batalyon 142/KJ, Pemkot Jambi Salurkan 2 Juta Air Bersih ke Masyarakat Selama Kemarau

    Vicky Prasetyo Hantam Dede Sunandar di Ring Kapolda Fighter Match

  • Hukrim
    Ilustrasi

    Pengadaan Seragam Rp2,7 Miliar Berujung Laporan ke Polda, Kadis dan Kabid Disdik Tanjabtim Belum Buka Suara

    Rekonstruksi Kematian Brigadir EWS: Adegan Kepala Dibenturkan ke Mobil, Konsumsi Ekstasi Terungkap

    Polresta Jambi Sita 1,5 Kg Sabu dan 583 Pil Ekstasi, Dua Tersangka Ditangkap

    Kasus Calo Bintara Polri Jambi Naik ke Dugaan TPPU, Kortastipikor Periksa Tersangka MD

    Persidangan Bengawan Kanto Pada Pengadilan Tipikor Jambi

    Dugaan Intervensi Alat Bukti Disorot, Hakim Tipikor Kasus Bengawan Kamto Disanksi KY

    Polda Jambi Pulbaket Laporan Dugaan Penyimpangan Bantuan Seragam Sekolah Pada Disdik Tanjabtim

    Stockpile Batu Split Pematang Tembesu Disorot, Izin dan Setoran PAD Dipertanyakan

    Diperiksa Etik dan Pidana, Kombes Handoko Belum Beri Penjelasan Substantif

    Persidangan Bengawan Kanto Pada Pengadilan Tipikor Jambi

    KY Nyatakan Hakim Tipikor PN Jambi Langgar Etik, Intervensi Sidang Bengawan Kamto

  • Tren

    Dilema Penegakan Hukum Karhutla: Antara “Kasihan Rakyat Kecil”, “Segera Hukum Perusahaan”, dan Tanggung Jawab Negara

    Tantangan ‘Dua Putera Kerinci’ Nasrul dan Atma Jaya di Depan Mata

    Herri Novealdi Mantan jurnalis dan kini menjadi dosen di UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan Ahli Pers Dewan Pers (Ist)

    Catatan Etik Berita Keributan Oknum Guru-Siswa di SMK Tanjabtim

    Pendidikan sebagai Proses Kultural, Bukan Sekadar Institusional

    Belajar untuk Memahami, Bukan Sekadar Menguasai

    Identitas di Era Digital: Antara Ekspresi Diri dan Representasi Daring

    Bahasa, Kuasa, dan Cara Kita Memahami Dunia

    Hidup Bersama Algoritma: Siapa yang Sebenarnya Mengatur Pilihan Kita?

    Humor sebagai Cara Bertahan: Tertawa di Tengah Realitas Sosial

  • Nasional

    Kopdes Merah Putih Kembangkan Bisnis Sesuai Potensi Ekonomi Desa

    Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, BAKOM RI: Investasi Jadi Mesin Baru Pertumbuhan

    Dalam Dua Bulan, BNN RI Gagalkan Peredaran Lebih Dari 8 Ton Narkotika

    Karhutla Dipicu Aktivitas Manusia, Pencegahan Harus Fokus Pada Perubahan Perilaku

    APHI-GAPKI Serukan Kolaborasi Tanpa Sekat untuk Percepat Pemadaman Karhutla

    Status Febrie Adriansyah Berubah, Kejagung Sebut Kini Masih Berstatus Saksi

    Tak Lagi Kebal, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka

    DEPORTASI : Kepala BP3MI Kaltara memberikan pengarahan kepada 213 Pekerja Migran Indonesia (PMI) deportan asal Malaysia setibanya di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan

    BP3MI Kaltara Fasilitasi Pemulangan 213 PMI Deportan dari Malaysia

    OTT : Bupati Muara Enim Edison (ist)

    KPK OTT Bupati Muara Enim Edison, 10 Orang

  • Olahraga

    Askab Minta Kepastian Kongres Pemilihan, Kinerja PSSI Provinsi Jambi disorot

    Platinum Taekwondo Club Jambi Buka Pintu bagi Atlet Muda, Gratis Biaya Pendaftaran!

    Kerja Keras Berbuah Manis, ADS Taekwondo Academy Sabet Dua Gelar Juara Umum di Jambi Stars

    Ilustrasi (adanu)

    Pendaftaran Ketua Pengprov ICF Jambi Nyaris Ditutup, Kandidat Belum Muncul

    Tak Ada Pendaftar, Seleksi Ketua Umum ICF Jambi Diperpanjang Hingga 6 Juli 2026

    Kapolda Cup 2026 Digelar di Jambi, Ajang Cari dan Bina Atlet Menembak Berprestasi

    Muhammad Zaki Asal Jambi Raih Juara Nasional MMA 2026, Harumkan Nama Daerah

    Pengprov ICF Jambi Buka Pendaftaran Calon Ketua Umum Periode 2026–2030, Ini Tahapannya

    KERJURNAS : Momen kebanggaan atlet Jambi saat berdiri di podium juara dan menerima medali emas pada ajang Kejurnas Road Race ICF 2026 (ICF Jambi)

    Jambi Bersinar di Kejurnas Road Race ICF 2026, Raih 2 Emas dan 3 Perunggu

  • Politik

    Dari Kinerja ke Elektabilitas: Maulana Teratas di Polling Cagub Jambi

    Hengkang Dari Partai Lama, Fahsa dan Romi Langsung Jadi Ketua DPW Partai

    Hengkang Dari PAN, Romi Hariyanto Langsung Jadi Ketua DPW PSI Jambi

    Anggota DPRD Jambi Imbau Pemudik Berhati-hati di Perjalanan

    DPRD Jambi Bentuk Pansus PI dan Optimalisasi PAD

    DPRD Gelar Paripurna Penyampaian Pidato Sambutan Gubernur Jambi Periode 2025-2030

    Pastikan PPDB SMA Titian Teras Transparan, Ketua DPRD Provinsi Jambi Pantau Langsung Pelaksanaan Tes CAT

    Komisi III DPRD Provinsi Jambi Konsultasi ke Kementerian PPN/Bappenas Terkait Inpres dan MBG

    Ratusan Santri PKP Al Hidayah Kunjungan Belajar ke DPRD Provinsi Jambi

No Result
View All Result
Adanu
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Metro
  • Hukrim
  • Tren
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
ADVERTISEMENT
Home Metro

Sumpah Pemuda dan Krisis Jurnalisme: Ketika Kecepatan Mengalahkan Kebenaran

by adanu
28/10/2026
in Metro
0
PostTweetSendScan

ADANU – Setiap kali peringatan Sumpah Pemuda tiba, kita kembali diingatkan pada ikrar yang menjadi tonggak persatuan bangsa, satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa, Indonesia.

Namun, di balik peristiwa bersejarah pada 28 Oktober 1928 itu, ada semangat yang tak kalah penting untuk direnungkan, yakni keberanian kaum muda dalam menyuarakan gagasan, membangun kesadaran, dan memperjuangkan perubahan melalui tulisan.

Baca juga

Saat Papa Berjuang di Lautan Api, Mama Menjadi Papa di Rumah

Pengadaan Seragam Rp2,7 Miliar Berujung Laporan ke Polda, Kadis dan Kabid Disdik Tanjabtim Belum Buka Suara

Rekonstruksi Kematian Brigadir EWS: Adegan Kepala Dibenturkan ke Mobil, Konsumsi Ekstasi Terungkap

Polresta Jambi Sita 1,5 Kg Sabu dan 583 Pil Ekstasi, Dua Tersangka Ditangkap

Kasus Calo Bintara Polri Jambi Naik ke Dugaan TPPU, Kortastipikor Periksa Tersangka MD

Askab Minta Kepastian Kongres Pemilihan, Kinerja PSSI Provinsi Jambi disorot

Pada masa pergerakan nasional, pers menjadi salah satu ruang penting untuk menyebarkan pemikiran tentang kebangsaan.

Tulisan bukan sekadar rangkaian kata, melainkan alat perjuangan untuk menentang ketidakadilan, membangkitkan kesadaran, dan mempertemukan gagasan tentang Indonesia yang merdeka.

Banyak tokoh pergerakan juga aktif menulis dan mengelola media untuk menyampaikan pemikiran mereka kepada masyarakat.

Semangat itulah yang relevan bagi dunia jurnalistik hari ini. Jika dahulu pena digunakan untuk membangun kesadaran kebangsaan di tengah kolonialisme, kini jurnalisme menghadapi tantangan yang berbeda, derasnya arus informasi, tekanan industri media, perubahan teknologi, serta menurunnya ruang bagi kerja jurnalistik yang mendalam.

Di tengah situasi tersebut, pertanyaan pentingnya bukan sekadar bagaimana media bertahan, melainkan bagaimana pers tetap menjalankan fungsinya sebagai penyampai informasi yang akurat, pengawas kekuasaan, dan ruang bagi kepentingan publik.
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh berita.

Informasi dapat tersebar dalam hitungan detik, sementara media berlomba-lomba menjadi yang pertama menyampaikan peristiwa.

Kecepatan memang menjadi kebutuhan dalam dunia jurnalistik modern, tetapi persoalan muncul ketika kecepatan lebih diutamakan daripada ketepatan.

Di sejumlah ruang redaksi, jumlah kunjungan, interaksi, dan jangkauan pembaca menjadi bagian penting dalam menentukan keberhasilan sebuah berita.

Ukuran tersebut tidak sepenuhnya keliru karena media juga membutuhkan keberlanjutan bisnis. Namun, ketika angka menjadi tujuan utama, ada risiko bahwa kualitas pemberitaan justru tersisih.

Berita yang sensasional sering kali lebih mudah menarik perhatian dibandingkan laporan mendalam yang membutuhkan waktu, biaya, dan proses verifikasi panjang.

Judul dibuat semakin provokatif, informasi beredar sebelum seluruh fakta terkonfirmasi, sementara konteks yang dibutuhkan pembaca justru terabaikan.

Dalam keadaan seperti ini, wartawan dihadapkan pada pilihan yang tidak sederhana: mengikuti tuntutan kecepatan atau memastikan informasi benar-benar teruji sebelum dipublikasikan. Padahal, kepercayaan publik tidak dibangun hanya dengan menjadi yang pertama.

Kepercayaan tumbuh ketika media mampu memberikan informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Teknologi boleh berubah, pola konsumsi berita boleh bergeser, tetapi prinsip dasar jurnalistik tidak seharusnya ikut dikorbankan.

Verifikasi, independensi, keberimbangan, dan kepatuhan terhadap kode etik tetap menjadi fondasi yang membedakan kerja jurnalistik dari sekadar penyebaran informasi.

Tantangan jurnalisme tidak hanya datang dari perubahan teknologi, tetapi juga dari kondisi industri media itu sendiri.

Perusahaan pers harus beradaptasi dengan perubahan model bisnis, persaingan platform digital, dan pola konsumsi masyarakat yang semakin beragam.

Dalam situasi tersebut, ruang redaksi kerap menghadapi tuntutan efisiensi.
Beban kerja meningkat, target produksi berita bertambah, sementara kesempatan untuk melakukan peliputan mendalam tidak selalu tersedia secara memadai.

Kondisi ini dapat memengaruhi kualitas kerja sekaligus kesejahteraan wartawan.
Bagi wartawan muda, tantangan tersebut terasa semakin nyata. Mereka dituntut mampu menulis cepat, menguasai berbagai platform, memahami teknologi, dan menghasilkan berita yang menarik perhatian pembaca.

Di saat yang sama, mereka harus tetap menjaga independensi serta menghindari pelanggaran etika jurnalistik.

Tuntutan itu tidak selalu mudah dipenuhi, terutama ketika pengalaman masih terbatas dan lingkungan kerja belum sepenuhnya mendukung pengembangan kompetensi.

Namun, wartawan muda tidak boleh hanya diposisikan sebagai tenaga produksi berita. Mereka merupakan bagian penting dari masa depan pers, dengan kesempatan menghadirkan perspektif baru, memperluas isu yang diangkat, dan membangun cara bercerita yang lebih dekat dengan masyarakat.

Untuk itu, idealisme tidak cukup hanya dibebankan kepada individu wartawan.

Perusahaan pers juga memiliki tanggung jawab untuk menyediakan lingkungan kerja yang mendukung independensi, meningkatkan kompetensi, serta memberi ruang bagi peliputan yang berkualitas.

Jurnalisme yang sehat membutuhkan wartawan yang berintegritas, tetapi juga membutuhkan ekosistem media yang memungkinkan integritas tersebut dipertahankan.

Di tengah perubahan zaman, idealisme jurnalistik sering kali terdengar seperti sesuatu yang abstrak.

Padahal, idealisme justru terlihat dalam keputusan-keputusan kecil yang menentukan kualitas sebuah berita.
Memastikan keterangan narasumber sebelum menerbitkan informasi, memberikan kesempatan kepada pihak yang dituduh untuk menyampaikan tanggapan, memisahkan fakta dari opini, serta berani mengoreksi kesalahan merupakan bagian nyata dari tanggung jawab tersebut.

Wartawan juga perlu menjaga jarak dari kepentingan yang dapat memengaruhi independensinya.

Kedekatan dengan pejabat, pemilik modal, kelompok politik, ataupun pihak lain yang berkepentingan tidak boleh menghilangkan kemampuan pers untuk bersikap kritis.

Independensi bukan berarti menolak semua bentuk hubungan dengan narasumber. Sebaliknya, independensi berarti menjaga agar hubungan tersebut tidak mengendalikan isi pemberitaan.

Pada saat yang sama, peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar. Wartawan muda harus memperkuat kemampuan verifikasi, investigasi, analisis data, dan pemahaman terhadap isu-isu publik.

Penguasaan teknologi juga penting, termasuk kemampuan memanfaatkan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab tanpa mengabaikan pemeriksaan fakta dan kewajiban editorial.

Teknologi seharusnya membantu kerja jurnalistik, bukan menggantikan pertimbangan profesional wartawan.

Sebab, di balik setiap berita terdapat tanggung jawab kepada orang-orang yang informasinya disampaikan, masyarakat yang membacanya, dan publik yang mengambil keputusan berdasarkan informasi tersebut.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan jurnalisme tidak semata-mata terletak pada banyaknya berita yang diterbitkan atau tingginya jumlah pembaca.

Lebih dari itu, keberhasilan pers ditentukan oleh kemampuannya menjaga kepercayaan masyarakat dan menghadirkan informasi yang berguna bagi kehidupan bersama.
Sumpah Pemuda bukan hanya peristiwa sejarah yang diperingati setiap 28 Oktober.

Ia merupakan pengingat tentang kekuatan gagasan, keberanian bersuara, dan kemampuan generasi muda membangun kesadaran kolektif di tengah keterbatasan.

Bagi dunia jurnalistik, semangat itu dapat diwujudkan melalui keberanian mengungkap persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat, ketekunan mencari fakta, serta kesediaan mempertahankan kebenaran di tengah tekanan.

Pena wartawan hari ini memang tidak lagi berhadapan dengan situasi yang sama seperti pada masa pergerakan nasional.

Namun, tanggung jawabnya tetap penting, memastikan masyarakat memperoleh informasi yang layak dipercaya, membuka ruang bagi suara yang kerap terpinggirkan, dan mengawasi jalannya kehidupan publik.

Karena itu, menjaga api Sumpah Pemuda dalam jurnalisme bukan berarti sekadar mengulang romantisme masa lalu.

Yang lebih penting adalah menerjemahkan nilai persatuan, keberanian, dan tanggung jawab kebangsaan ke dalam praktik jurnalistik sehari-hari.

Generasi muda pers perlu berani beradaptasi tanpa kehilangan prinsip, memanfaatkan teknologi tanpa tunduk sepenuhnya pada algoritma, serta mengejar relevansi tanpa mengorbankan akurasi. Sebab, ketika informasi semakin mudah diproduksi dan disebarkan, sesuatu yang justru semakin berharga adalah kepercayaan.

Dan kepercayaan tidak dapat dibangun melalui kecepatan semata, melainkan melalui kerja jurnalistik yang jujur, kritis, dan bertanggung jawab.

Pada akhirnya, api Sumpah Pemuda akan tetap menyala selama masih ada insan pers yang bersedia menggunakan penanya untuk kepentingan publik.

Bukan sekadar untuk memenuhi halaman media atau mengejar angka pembaca, melainkan untuk memastikan bahwa kebenaran tetap memiliki ruang di tengah riuhnya zaman.

Sebab, pena yang merdeka bukan hanya pena yang bebas menulis, tetapi juga pena yang berani mempertanggungjawabkan setiap kata yang ditorehkannya.

Oleh : Rizal Zebua
Penulis adalah wartawan aktif di Provinsi Jambi (*)

Previous Post

Saat Papa Berjuang di Lautan Api, Mama Menjadi Papa di Rumah

Artikel lainnya

Aryanto Aritonang tengah beristirahat usai berjuang memadamkan lautaun api
Metro

Saat Papa Berjuang di Lautan Api, Mama Menjadi Papa di Rumah

by adanu
28/10/2026
0

ADANU – Martina Sari Silitonga (37) menghadapi situasi yang tidak mudah ketika anak pertamanya mulai memasuki sekolah. Saat itu, sekolah...

Read more

13 Anggota Polda Jambi Di-PTDH Sepanjang 2026, Kabid Propam Ingatkan Bahaya Pelanggaran Etik

23/10/2026

Dania Mengenal Ayah Lewat Foto, Sang Ayah Berjuang di Tengah Api

21/10/2026

Bawas MA Minta Klarifikasi, Ketua PN Jambi Panggil Hakim Tipikor Alfretty Marojohan Butar Butar

19/10/2026

Dokter Budi Justitia Pimpin PEROSI Jambi, Perang Lawan Osteoporosis Dimulai dari Edukasi

18/10/2026

Discussion about this post

DISCLAIMER --- KODE ETIK --- PEDOMAN MEDIA SIBER --- REDAKSI --- SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

Jalan Kali Batas Perumahan Metro Jambi Residence Blok C 25 RT 17 Desa Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi. Provinsi Jambi.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Metro
  • Hukrim
  • Tren
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik

Jalan Kali Batas Perumahan Metro Jambi Residence Blok C 25 RT 17 Desa Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi. Provinsi Jambi.