ADANU – Suasana apel pagi di Polres Muaro Jambi, Kamis (12/2/26), terasa berbeda. Di hadapan ratusan personel, Wakapolda Jambi Brigjen Pol Benny Ali berdiri memberi arahan langsung.
Kunjungan kerja itu bukan sekadar agenda rutin, tetapi membawa pesan kuat tentang disiplin, pelayanan, dan kehadiran Polri yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Wakapolda menekankan bahwa setiap anggota Polri harus menjadi bagian dari solusi.
“Kehadiran Polri harus menjadi harapan masyarakat. Kita harus mampu menyelesaikan permasalahan warga, bukan justru menambah keresahan,” tegasnya.
Pesan itu disampaikan dengan nada serius namun penuh kepedulian. Ia mengingatkan pentingnya disiplin, pengawasan berjenjang, serta komitmen kuat menjauhi penyalahgunaan narkoba maupun pelanggaran berat lainnya.
Baginya, integritas adalah fondasi utama kepercayaan publik. Tak hanya soal penegakan hukum, Wakapolda juga menyoroti hal-hal yang kerap dianggap sepele, seperti kebersihan mako dan pelayanan yang ramah. Menurutnya, citra institusi lahir dari hal-hal kecil yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dalam sesi tatap muka bersama para perwira, dibahas pula optimalisasi layanan 110 agar benar-benar responsif, penguatan kerja sama lintas instansi melalui MoU resmi, penggunaan gampol sesuai aturan, hingga pengelolaan media sosial yang bijak dan edukatif.Media sosial, katanya, bisa menjadi jembatan kepercayaan, tetapi juga dapat merusak citra bila tidak digunakan dengan hati-hati.
Usai dari Muaro Jambi, rombongan melanjutkan perjalanan ke Polres Tanjung Jabung Barat. Di sana, Wakapolda kembali mengingatkan pentingnya profesionalisme dan pelayanan prima. Ia meminta para perwira aktif melakukan pengawasan melekat agar setiap tugas berjalan sesuai prosedur.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Jaga sinergitas dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Kelola potensi konflik sejak dini agar situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.
Kunjungan itu juga diisi dengan silaturahmi, ibadah bersama, hingga meninjau Satpolairud Polres Tanjab Barat. Dalam perjalanan kembali ke Kota Jambi, Wakapolda dan rombongan turut menyempatkan diri melihat Mako Brimob Kompi 3 Batalyon A Pelopor Jambi.
Bahwa kunjungan kerja tersebut merupakan bentuk perhatian pimpinan terhadap soliditas dan kualitas pelayanan di jajaran.
“Penguatan pengawasan internal, peningkatan profesionalisme, serta pelayanan publik yang humanis harus menjadi prioritas. Ini bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Di balik agenda resmi itu, terselip pesan sederhana namun mendalam: polisi bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga pelayan dan pelindung yang kehadirannya harus menenangkan. Dan kepercayaan publik, sebagaimana diingatkan pimpinan, dibangun dari disiplin, integritas, serta kepedulian nyata dalam setiap tugas.

































































Discussion about this post