ADANU – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi meluncurkan Program Khitan Gratis “Khitanan Sepanjang Masa” yang ditandai secara simbolis oleh Wali Kota Jambi Maulana, di Puskesmas Pakuan Baru, Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan, Sabtu (6/6/26).
Program tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara Pemkot Jambi melalui Dinas Kesehatan dengan BAZNAS Kota Jambi untuk menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu yang belum dikhitan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa sasaran utama program tersebut adalah anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Setiap anak yang sudah siap untuk dikhitan, orang tuanya cukup meminta surat keterangan dari RT setempat, kemudian datang ke puskesmas. Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan memenuhi syarat medis, anak dapat langsung dikhitan tanpa dipungut biaya apa pun. Seluruh biaya ditanggung oleh BAZNAS Kota Jambi,” kata Maulana.
Ia menjelaskan, masyarakat tidak perlu lagi menunggu pelaksanaan khitanan massal karena layanan tersebut dapat diakses kapan saja sepanjang tahun.
“Layanan khitanan sepanjang masa tersedia di seluruh puskesmas yang ada di Kota Jambi, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke satu lokasi tertentu. Ini mempermudah akses pelayanan kesehatan bagi seluruh warga,” katanya.
Menurut Maulana, program tersebut merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan gratis.
ebih lanjut, Maulana menyebutkan bahwa pada tahap awal telah disiapkan kuota sekitar 160 anak hingga akhir tahun 2026. Namun, jika jumlah peserta melebihi target, Pemerintah Kota Jambi bersama BAZNAS siap menambah dukungan pembiayaan.
“Kita sudah siapkan sekitar 160 anak. Tetapi apabila jumlahnya lebih banyak, tidak menjadi masalah. Selama anak tersebut berasal dari keluarga kurang mampu dan memenuhi syarat, kita siap menambah dukungan pembiayaannya. Tahun depan akan kita evaluasi, jika kebutuhannya meningkat hingga 250 anak atau lebih, akan kita siapkan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Jambi, Sunandar, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari Program Jambi Sehat yang dijalankan BAZNAS Kota Jambi.
“Hari ini kami melaunching program khitanan gratis untuk 160 anak mustahik di wilayah Kota Jambi. Pelaksanaannya akan dilakukan selama masa liburan sekolah,” kata Sunandar.
Ia menjelaskan, BAZNAS Kota Jambi memiliki lima program utama, yakni Jambi Cerdas, Jambi Sehat, Jambi Mandiri, Jambi Takwa, dan Jambi Peduli.
Menurutnya, melalui Program Jambi Sehat, BAZNAS telah membantu banyak mustahik melalui bantuan pengobatan, kursi roda, alat bantu dengar, dan berbagai kebutuhan kesehatan lainnya.
“Ada salah satu mustahik yang selama ini tidak pernah mendengar suara azan. Melalui bantuan alat bantu pendengaran dari BAZNAS, kini yang bersangkutan dapat mendengar suara azan dari masjid yang berada di dekat rumahnya,” ungkap Sunandar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzakki dan munfiq yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Jambi sehingga berbagai program kemaslahatan masyarakat dapat terus berjalan.
Pada kesempatan yang sama, Swadmi, warga Kelurahan Bakung Jaya sekaligus orang tua dari Muhammad Gibran Al-Farizi, mengaku sangat terbantu dengan adanya program khitan gratis yang digagas Pemerintah Kota Jambi bersama BAZNAS dan Dinas Kesehatan Kota Jambi.
“Kalau menurut saya pribadi, program ini sangat bermanfaat. Kami sebagai orang tua sangat terbantu karena tidak perlu mengeluarkan biaya untuk khitan anak. Ini merupakan bantuan yang sangat berarti dari Bapak Wali Kota Jambi,” tegasnya.
































































Discussion about this post