ADANU – Komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam menertibkan angkutan batu bara kembali menjadi sorotan. Dua unit truk tronton yang diduga mengangkut batu bara terekam melintas pada siang hari di kawasan Simpang Rimbo, Kota Jambi, Rabu (5/8/26).
Berdasarkan video yang diterima tim MPLLBB, kedua truk tersebut terlihat melintas secara terbuka di salah satu ruas jalan utama Kota Jambi.
Rekaman itu langsung memunculkan pertanyaan serius mengenai efektivitas pengawasan yang dilakukan Satgas Pengawasan dan Penegakan Hukum (Wasgakum) Batu Bara Provinsi Jambi.
Selama ini, Satgas Wasgakum dibentuk sebagai ujung tombak penegakan aturan angkutan batu bara. Tugasnya bukan sekadar melakukan pemantauan, tetapi juga memastikan kepatuhan terhadap jam operasional, kapasitas muatan, hingga melakukan penindakan terhadap setiap dugaan pelanggaran bersama aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan.
Namun, ketika kendaraan yang diduga mengangkut batu bara masih dapat melintas pada siang hari di jalan protokol, publik tentu berhak mempertanyakan apakah fungsi pengawasan benar-benar berjalan atau hanya sebatas slogan.
Apabila kendaraan tersebut memang beroperasi tidak sesuai ketentuan yang berlaku, maka peristiwa ini menjadi pukulan telak bagi kredibilitas Satgas Wasgakum.
Pengawasan yang selama ini diklaim ketat seolah kehilangan daya gigit ketika dugaan pelanggaran terjadi secara terang-terangan di hadapan masyarakat.
Kondisi ini juga memunculkan sejumlah pertanyaan yang tak bisa diabaikan. Apakah pengawasan hanya dilakukan pada waktu tertentu? Apakah seluruh pelanggaran benar-benar ditindak tanpa pandang bulu? Atau justru ada pembiaran sehingga kendaraan yang diduga mengangkut batu bara merasa leluasa melintas di siang hari?
Publik berhak mendapatkan jawaban. Sebab, keberadaan Satgas Wasgakum melibatkan banyak instansi dan menggunakan sumber daya negara dengan tujuan memastikan seluruh aturan dipatuhi. Jika dugaan pelanggaran masih terus terjadi di ruang publik, maka evaluasi menyeluruh terhadap kinerja satgas menjadi sebuah keniscayaan.
Pemerintah Provinsi Jambi juga dituntut menunjukkan ketegasan. Jangan sampai regulasi yang telah dibuat hanya menjadi dokumen administratif tanpa implementasi yang nyata di lapangan.
Penegakan hukum harus dilakukan secara konsisten, transparan, dan tanpa tebang pilih agar kepercayaan masyarakat tidak semakin terkikis.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Satgas Wasgakum Provinsi Jambi terkait video yang memperlihatkan dua truk yang diduga mengangkut batu bara melintas di Simpang Rimbo pada siang hari.
































































Discussion about this post